Sunday, 24 February 2013

Dampak positif dan negatif Hub. Sosial, Faktor pendorong dan penghambat Hub. Sosial


Dampak Positif Hub. Sosial :
a. Memperkuat mental karakter dan semangat juang
b. Menggalang dan memperkuat solidaritas kelompok.
c. Menyadarkan diri terhadap kekurangan dan kelebihan individu maupun kelompok.
d. Terasa lebih ringan dalam menghadapi suatu perkerjaan atau permasalahan sosial ekonomi dan politik dalam kehidupan sehari-hari.
e. Meredam dan mencegah meluasnya pertentangan.
f. Menghindari disintegrasi atau perpecahan.
g. Menjaga kebutuhan bangsa.
h. Menambah berbagai wawasan dan pengetahuan.

Dampak Negatif Hub. Sosial :
a. Memperkuat solidaritas dalam kelompok sendiri.
b. Hancurnya harta benda dan banyaknya korban jiwa.
c. Adanya kesenjangan sosial ekonomi.
d. Adanya rasa benci dan demdam karena merasa kalah untuk berebut sesuatu.
e. Meletusnya revolusi yang menjurus pada perebutan kekuasaan.
f. Terjadinya persaingan dalam berbagai bidang kehidupan yang tidak sehat.
g. Semakin pudarnya sikap toleransi terhadap sesama.
Faktor pendorong terjadinya Hub. Sosial :
a. SIMPATI
Simpati adalah perasaan tertarik yang timbul dalam diri sesorang dan membuatnya merasa seolah-olah berada dalam keadaan orang lain.

b. IDENTIFIKASI
Identifikasi adalah kecendrungan atau keinginan dalam diri seorang untuk menjadi sama dengan pihak lain.

c. SUGESTI
Sugesti adalah kepercayaan yang sangat mendalam dari seorang kepada orang lain atau sesuatu.

d. IMITASI
Imitasi adalah suatu proses belajar dengan cara mengikuti atau meniru perilaku orang lain.


Faktor penghambat terjadinya Hub. Sosial :
a. Keadaan alam atau kondisi geografi yang kurang mendukung, seperti halnya kondisi permukaan bumi yang naik turun, daerah pegunungan dan perbukitan, transportasi yang tidak lancar sehingga menghambat proses Hub. Sosial.
b. Terjadinya bencana alam yang berupa banjir, gempa bumi, tanah longsor, dan sebagainya. Semua itu dapat menghambat proses Hub. Sosial.
c. Adanya perbedaan pendapat yang tidak ada titik temu dan berjuang pada persengketaan.

No comments:

Post a Comment